Wisata Religi ke Masjid Kapal Semarang yang Unik

Kecuali untuk tempat beribadah umat Islam, Kubah masjid spesifik seringkali jadi arah wisata religi. Nah, Millens tahu tidak, ada masjid yang dibuat dengan arsitektur bangunan seperti bahtera Nabi Nuh, lo. Wow! Masjid itu berada tidak jauh dari tepian Semarang-Kendal, persisnya di Jalan Kyai Padak, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Nama asli masjid itu ialah Safinatun Najah. Tetapi, banyak orang menyebutnya Masjid Kapal karena memiliki bentuk yang seperti kapal. Safinatun Najah berarti kapal penyelamat. Dibuat di atas tempat seluas 7,5 hektare, Masjid Kapal mempunyai luas bangunan 2.500 mtr. persegi

Jika kamu bertandang kesana, kamu seakan-akan tengah betul-betul melihat satu kapal betulan yang “terpasah” di persawahan, Millens. Berbagai ornament seperti jendela bundar sejumlah 68 buah jadi pemanis masjid itu. Serta masjid ini punyai buritan serta haluan. Masjid yang mulai dibuat pada 2015 ini dikelilingi parit hingga seakan-akan masjid mengapung di atas air. Hm, kreatif! Masjid Safinatun Najah terdiri dari empat lantai serta mempunyai tiga pintu masuk disamping kanan serta tiga pintu disamping kiri. Lantai pertama berisi ruangan tatap muka yang luas. Tempat wudu serta toilet ada di lantai ini. Lantai ke-2 adalah tempat beribadah. Disana ada juga satu lukisan kakbah tiga dimensi yang tertempel pada dinding mihrab masjid yang bagus sekali.

Sesaat, lantai ke-3 nanti akan dipakai untuk perpustakaan. Mengenai untuk lantai ke-4 yang berperan untuk atap adalah tempat yang asyik untuk nikmati panorama alam dari ketinggian. Ditemani semilir angin, kamu dapat menganakemaskan mata dengan lihat panorama sawah yang hijau. “Ini belum semua. Jadi, gapuranya belum. Terus, pondok pesantrennya belum jadi,” jelas Muhamad, pengurus masjid, seperti dicatat Tribunnews.com (23/1/2018). Yup, ponpes yang akan konsentrasi untuk mengajari bahasa Inggris serta bahasa Arab itu masih juga dalam step pembangunan. Bila semua pembangunan usai, masjid ini bisa menjadi arah wisata religi sekaligus juga wisata bahasa. Untuk masuk dalam Majid Kapal, kamu perlu bayar ticket seharga Rp 3.000. Jalurnya gampang, kok! Kompas.com (29/1/2018) menulis, kamu dapat ambil jalan lewat Jalan Prof Dr Hamka, lalu ke arah Jalan Gondoriyo, pas sebelum Lapas Kedungpane. Kemudian, turuti jalan sampai Kelurahan Podorejo. Dari kelurahan, ada papan penunjuk masjid yang akan memandu kamu meneruskan perjalanan. tangan.

One Reply to “Wisata Religi ke Masjid Kapal Semarang yang Unik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *